Life Is A Matter Of Choices

Life Is A Matter Of Choices

LIFE IS A MATTER OF CHOICES
by Alvika Hening Perwita
picture taken from Hikarigaokakinrin Park ~ Onojo, Fukuoka, Japan

Hidup selalu penuh dengan pilihan, lengkap dengan konsekuensinya. Plus dan minus wajib ditelan semua. Jangan cuma mau telan manisnya aja, terus paitnya nggak dipedulikan, itu namanya cuma mau enaknya aja. Ish ish ish tak patut.⁣

Termasuk pilihan, akan tetap stay di Solo atau ikut merantau mas suami? Entah kenapa, aku tak bisa egois. Tegakah membiarkannya berjuang sendiri di negeri seberang lautan?Teringat sewaktu ada seminar beasiswa di Jogja, sang trainer bertanya : “Ada nggak disini yang dari TK sampai kuliah di Jogja terus, nggak pindah-pindah?” Mau angkat jari tapi aku nggak di Jogja, cuma kasusnya persis. Nggak pernah pindah kota. Jaga gawang terus di Solo. Kuliah luar kota? No no no, nggak dapat ijin dari orang tua. Wis pokoe madep mantep neng Solo.⁣

Nah sekarang? Kudu mau merantau, berempat sekeluarga berjuang bersama. Dengan konsekuensi melepas semua yang ada di Solo, termasuk melepas karir sebagai dosen di kampus swasta. Percaya saja sama Sang Maha Pemberi Hidup, jika satu pintu ditutup, maka pintu lain sudah pasti akan dibuka lebar olehNya.

at Nakasu-Kawabata Station
“When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one which has been opened for us.” (Quotes from Helen Adams Keller, the first deaf-blind person who earned a Bachelor of Arts degree) — ⁣

Memilih bermanuver dari pekerja kantoran menjadi pekerja rumahan memang bukan hal yang mudah. Ada banyak hal baru yang aku pelajari saat menjalankan online store Mainan Edukasi dan Moslem Wear ini. Yang terpenting, tetap ikhtiar menggapai ridhoNya, pasti ada jalan.⁣

Hidup selalu penuh dengan pilihan. Asal kita nyaman dan bahagia menjalaninya, plus semoga Allah ridho. Dinikmati nggih. Dijalani kanthi mesem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *