Koen Atau Taman Di Jepang

Koen Atau Taman Di Jepang

Di Jepang memang banyak orang tinggal di apartemen dengan lahan kosong yang bisa dibilang sangat minim, bahkan tidak ada. Sisa lahan di bawah apartemen biasanya sudah diaspal untuk parkir mobil. Dan balkon yang tersisa sedikit hanya muat untuk jemuran baju, atau sedikit meletakkan pot tanaman.⁣
Tapi jangan heran, walau fasilitas lahan kosong di apartemen minim, tapi pemerintahnya sungguh perhatian menyediakan beragam taman di sudut-sudut kampung untuk bermain para anak generasi masa depan negara ini. Dari yang ukuran mini sampai ukuran besar. Dari yang gratis sampai berbayar. ⁣
Fasilitas di setiap taman setidaknya ada permainan WAJIB : arena memanjat (bisa dari batu, besi atau tali yang disusun tinggi), perosotan, ayunan, sand area/pasir pantai. Plus fasilitas lain seperti kran air minum, kran cuci tangan, toilet.⁣
Hampir setiap taman pasti ada arena memanjat ini. Anak Jepang kendel-kendel (pemberani), manjat sampai atas. Biasa main playground gini mereka, olah fisik sejak balita. Bawah panjatan ini ada pasir pantainya. Biar kalau jatuh berasa “empuk” 😅😅
Koen ini jadi hiburannya anak-anak. Fasilitas yang selalu bersih. Semua pengguna sadar diri untuk tidak mengotori area taman bermain. Pun kalo membawa barang yang mengandung sampah, dibersihkan sendiri itu sampahnya, dibawa pulang kembali ke rumahnya. Jadi sepulang outing oleh-olehnya adalah… sampah 😅😅
Dunia anak adalah dunia bermain, mainlah sepuasnya Nak, karena dari bermain itulah kalian belajar 😍😍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *