Beradaptasi Dengan Lingkungan Baru Yang Berbeda Bahasa

Beradaptasi Dengan Lingkungan Baru Yang Berbeda Bahasa

Pernah khawatir, pindahan ke negara yang berbeda bahasa, bisa adaptasi apa enggak, terutama buat anak yang lagi kelas dua SD.

Padahal kata Allah, saat ngintip di tafsir Quran si sulung  I Love My AlQuran, hanya perlu membulatkan tekad dan tawakal sama Allah, biar setrong menghadapi apa yang ada di depan. Insya Allah akan sanggup.

“…..Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (QS. Ali Imraan:159-160)

Di I Love My AlQuran dijelaskan, ayat ini turun saat Perang Uhud. Sebagaimana di perang ini Allah berikan pelajaran luar biasa bagi kaum muslimin. Bagaimana Allah mengajarkan kekalahan dan kemenangan disaat berlangsungnya perang. Semangat bangkit dari kekalahan, walaupun awalnya tentara islam mengalami kekalahan, namun pada akhirnya kaum muslimin mengalami kemenangan. Lengkapnya ILMA, produk edukasi yang layak untuk menemani anak-anak mendekat pada Quran.

Ehm, begitulah manusia ya, kadang merasa khawatir itu pasti.

Khawatir, nanti pindah ke Fukuoka, anak bisa bergaul enggak, temennya pada ngebully enggak, apalagi beda sendiri semuanya. Ya beda wajah, beda makanan, bahasa apalagi.

Pada akhirnya, sesuai janji Allah, ya berjalan sebagaimana anak-anak bermain, yang masih alami khas anak. Main kejar-kejaran, polisi-polisian, petak umpet, main Dodge Ball. Ya gitulah.

Kadang si sulung saat istirahat nggak mau keluar kelas, malah nggambar atau bikin-bikin pesawat dari kertas. Eh temennya ikutan pada ngumpul disitu, antri minta digambarin juga, pake request dibuatin ini itu. Jadilah banyak temen.

Sampai-sampai di acara parent meeting, seorang Ibu Jepang menyapaku.

Fadori Mom?
I always want to talk to you.

Hehe… maaf saya tuh takut karena nggak bisa bahasa Jepang jadi cuma modal senyum sama mbungkuk badan aja kalo ketemu orang di sekolah acara parent meeting.

Lalu kita berdua talking everywhere, maksudku ngobrol sampai mana-mana. Terus beliaunya cerita pernah ke Borneo 2015 lalu. Agak melongo aku, kok ya udah sampai Kalimantan. Dilihatin foto pas di Borneo. Lihat Bunga Bangkai, Orangutan, lihat pasar apung, dll. Kubilang maaf ya di negaraku banyak sampah, ga bersih kayak di Jepang. Malu.

Gapapa, tapi pulaunya cantik kok.

Aku bilang dari Solo, Java Island, eh tau juga, katanya pantai di selatan bagus-bagus ya. Alhamdulilah kalo negriku Indonesia dikenal.

Sampai sekarang sama Ibu Jepang ini masih suka talking everywhere. Di suatu pagi :

Good morning. What will he doing tomorrow 14:00? Let’s park with my son. Fureai Park. Everyone say “fureko“.

Karena si sulung enggak tau jalan menuju taman yang dimaksud, aku jawab aja kalau nggak berani jalan ke Fureko, karena beraninya ke taman lain yang sudah pernah.

Don’t worry let’s go to the park with my son. Koki doesn’t know the way to the park too. Maybe I catch Koki & Fadori my car. English is very difficult. Did you understand?

Hari bermain ke taman pun tiba, dan si sulung dijemput. Aku bilang arigatou gozaimasta, thank you for your kindness.

Vika San, Terima kasih.

(Lho, malah si Ibu udah bisa bilang terimakasih pake Bahasa Indonesia.)

Begitulah cara Allah memberi kejutan. Masih suka amazed, Allah kirim orang baik. Kalau kata Mama aku di Indonesia, “Karena semua manusia ciptaan Allah punya rasa cinta.”

Intinya? Mungkin, kamu sedang khawatir, takut atau apalah. Coba baca ini dan ini.

Bersandarlah hanya pada Allah. Tak usah khawatir, Allah akan senantiasa memberi pertolongan dan petunjuk. (Tafsir QS Al-Baqarah : 218)

Semoga segera bersemangat kembali.

 

Fukuoka, 2019-2020

Alvika Hening Perwita

Owner www.fairuz.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *